Sejarah

Keberadaan Pendidikan Teknologi di Universitas Tadulako sebagal cikal bakal Fakultas Teknik Untad dengan 9 (sembilan) program studi melalui beberapa tahapan sejarah mulai dan tahun 1983 sampai sekarang. Dimulai atas prakarsa oleh beberapa dosen Universitas Tadulako, Instansi Teknis dan pemerintah daerah sehingga dengan berbagai macam pertimbangan maka, pendidikan bidang teknik dapat dimulai pada tahun 1983, dengan dikeluarkannya Surat Keputusan Rektor Untad No. 215A/I/1983 tanggal 23 Oktober 1983, dengan Program Studi Teknik Sipil D3.

Setelah mengalami perkembangan dengan segala keterbatasan dan masalah-masalah yang dihadapi dalam penyelenggaraannya selama satu tahun, Pendidikan Ahli Teknik (PAT) Untad memperoleh persetuuan Depdikbud R.l. melalui Dirjen Pendidikan Tinggi dengan Surat Keputi.isan No. 110/DIKTI/KEP/1984 tanggal 21 Agustus 1984, tentang Jenis dan Jumlah Program Studi di setiap Jurusan pada Fakultas di Iingkungan Universitas Tadulako (D3 Teknik Sipil dan D3 Teknik Bangunan). Mulai tahun 1984 PAT Untad berbenah din dan dengan dukungan pemerintah Tingkat I Sulawesi Tengah proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik sehingga pada tahun ajaran 1986/1987 telah menghasilkan alumni. Sejalan dengan perkembangan tersebut upaya – upaya berupa nintisan agar PAT Untad menjadi Fakultas semakin di intensifkan dengan memulai memprograkan tenaga pengajar untuk studi lanjut S2 dan S3, pembenahan menejemen, pengadaan peralatan laboratorium dan studio, sebagai suatu syarat berdirinya fakultas.

Upaya – upaya yang tetah dilakukan selama ini dapat terealisir dengan terbitnya Surat Keputusan Mendikbud RI Nomor : 0378/0/93, tanggal 21 Oktober 1993, tentang Pendirian Fakultas Teknik, sehingga program studi yang ada pada PAT dengan sendirinya berada di bawah Fakultas Teknik, sehingga Fakultas Teknik pada awalnya mempunyai 3 program studi yaitu:

  • Program studi D3 Teknik Sipil
  • Program studi D3 Teknik Bangunan
  • Program studi Si Teknik Sipil

Pada Tahun 1997/1998 diusulkan tentang perlunya pembukaan program studi S1 Teknik Arsitektur, D3 Teknik Listrik, dan D3 Teknik Mesin. Hal tersebut membuahkan hasil dengan turunya Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Depdikbud R.I. Nomor : 356/DIKTI/Kep/1998, tanggal 7 Oktober 1998, tentang Pembentukan Program Studi D3 Teknik Mesin dan Program Studi D3 Listrik pada Fakultas Teknik Universitas Tadulako, dengan demikian sampai dengan tahun ajaran 1998/1999 Fakultas Teknik telah memiliki 5 Program Studi. Sedangkan untuk Program Studi S1 Teknik Arsitektur usulannya masih perlu diperbaiki. Setelah melalui beberapa perbaikan, maka upaya tersebut membuahkan hasil dengan terbitnya Surat Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Depdiknas R.I. Nomor : 399/DIKTI/Kep/2000, tanggal 30 November 2000, tentang Pembukaan Program Studi S1 Teknik Arsitektur Universitas Tadulako.

Selanjutnya untuk mengakomodasikan kebutuhan dan tuntutan dunia kerja serta pembangunan dunia keteknikan, maka diusulkan pembukaan program studi baru yang meliputi; Teknik Informatika, Teknik Geologi Serta Pengembangan Wilayah Kota. Usulan pembukaan program studi baru tersebut mendapat respon positif dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan diterbitkan Keputusan Menteri mengenai izin penyelenggaraan Program Studi S1 Teknik Informatika No. 092/P/2014, tanggal 5 Maret 2014, dan berdiri sebagai Jurusan Teknologi Informasi berdasarkan Surat Keputusan Rektor No. 4623/UN28/KP/2015/ Serta berdasarkan surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 63/KPT/2015 tanggal 18 September 2015, tentang pembukaan program studi Perencanaan Wilayah dan Kota Program Sarjana pada Universitas Tadulako di Palu dan SK Ijin penyelenggaraan Program Studi S1 Teknik Geologi No. 519/E/O/2014 tanggal 16 Oktober 2014.

Berdasarkan SK Rektor No. 02/UN28/KL/2018 tentang penetapan pedoman pengalihan studi jenjang Megister mono disiplin dari Program Pasca Sarjana ke Fakultas tanggal 02 Januari 2018 Program Studi S2 Teknik Sipil resmi menjadi bagian Fakultas Teknik. Sebelumnya Program Studi S2 Teknik Sipil merupakan bagian dari Program Pasca Sarjana Universitas Tadulako yang dibentuk berdasarkan SK Menteri No. 26/E/O/2014 tentang izin penyelenggaraan Program Studi Teknik Sipil, Program Megister pada Universitas Tadulako di Palu, Program Studi S2 Teknik Sipil mulai menerima mahasiswa pada tahun ajaran 2014/2015.

Dengan demikian Fakultas Teknik pada tahun 2018 telah memiliki 5 Jurusan dan 11 Program Studi, yaitu : Jurusan Teknik Sipil, Jurusan Teknik Arsitektur, Jurusan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Elektro dan Jurusan Teknologi Informasi. sedangkan program studi yang ada adalah Program Studi S2 Teknik Sipil, S1 Teknik Sipil, D3 Teknik Sipil, S1 Teknik Geologi, S1 Teknik Arsitektur, S1 Perencanaan Wilayah dan Kota, S1 Teknik Mesin, D3 Teknik Mesin, S1 Teknik Elektro, D3 Teknik Listrik, dan S1 Teknik Informatika.

Pada awal berdirinya PAT – UNTAD melaksanakan perkuliahan dikampus Bumi Bahari, kemudian pada tahun ajaran 1985/1986 perkuliahan dipindahkan ke Kampus Bumi Nyiur sampai tahun ajaran 1994/1995.

Pada tahun anggaran 1993/1994 dimulai pembangunan Fasilitas Fakultas Teknik dikampus Bumi Tadulako Tondo ditandai dengan dibagunnya 3 (tiga) ruangan dengan sumber dana DIP. Tahun ajaran 1994/1995 sebahagian perkuliahan dipindahkan ke kampus Bumi Tadulako Tondo. melalui sumber dana ADB Loan No. 1253-INO tahun anggaran 1994/1995 dibangun ruang kuliah, ruang laboratorium, dan fasilitas lainnya seluas 5000 m2 yang terdiri atas : ruang kuliah seluas 2000 m2 dan rungan laboratorium 3000 m2.

Tahun anggaran 1998/1999 dibangun lagi tambahan ruang kuliah, ruanga laboratorium Teknik Listrik, Rungan Laboratorium Teknik Mesin, Ruang Kantor melaui dana ADB Loan No. 1432 – INO, dengan rincian sebagai berikut : rungan kelas seluas 1492 m2 (berlantai dua) ruangan laboratorium teknik mesin seluas 1820 m2, rungan laboratorium teknik listrik 1820 m2 (berlantai dua), gedung administrasi seluas 1066 m2 (berlantai dua) dan gedung serba guna seluas 600 m2.

Tahun 1999/2000 dibangun gedung Dekanat Tahap I, Gedung Auditorium Fakultas Teknik serta Mushollah, Tahun anggaran 2001 dibangun Dekanat Tahap II masing-masing seluas 418,75 m2 dan Dekanat Tahap III = 274 m2.